Soal Tewasnya Brigadir J, Publik Diminta Tahan Opini, Karena Bisa Jadi Persekusi

    Soal Tewasnya Brigadir J, Publik Diminta Tahan Opini, Karena Bisa Jadi Persekusi

    Jakarta - Dosen Fakultas Psikologi Universitas Islam Bandung (Unisba) Vici Sofianna Putera menyoroti informasi di media sosial berisi narasi alternatif kejadian tewasnya Brigadir J yang dianggap lebih logis dibandingkan kronologi dari kepolisian.

    Vici meminta publik bisa menahan opini atau membangun narasi alternatif terhadap peristiwa tewasnya anggota Brimob itu.

    WIRAUSAHA.CO.ID
    market.biz.id WIRAUSAHA.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Sebab, opini atau narasi alternatif bisa menjadi alat persekusi kepada para pihak yang terlibat dalam kasus tewasnya Brigadir J.

    "Hold your opinion, ini bisa jadi persekusi. Kita jangan terjebak perangkap ilusi kebenaran, " kata dia saat dihubungi wartawan, Selasa (26/7).

    WARTA.CO.ID
    market.biz.id WARTA.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Vici beralasan narasi alternatif biasanya tidak berlandaskan ilmiah. Misalnya, saat pengacara keluarga Brigadir J yang mengungkapkan kejanggalan tentang luka di tubuh korban yang masih dugaan.

    Menurut dia, pernyataan pengacara kemudian bisa memancing spekulasi publik, lalu muncul narasi konspiratif yang membuat orang tertarik.

    WARTAMADRASAH.COM
    market.biz.id WARTAMADRASAH.COM
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    "Individu tertarik pada narasi konspirasi karena kebutuhan akan pengetahuan dan kepastian dari suatu informasi, terlebih ketika peristiwa besar terjadi, individu tentu ingin tahu mengapa hal tersebut itu terjadi, " ujar Vici.

    Pria yang akrab disapa Kang Vici itu mengungkapkan narasi konspirasi dari akun-akun di media sosial dalam kasus tewasnya Brigadir J, akan menggiring opini publik.

    SENATORINDONESIA.COM
    market.biz.id SENATORINDONESIA.COM
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Menurut Vici, narasi konspirasi secara tidak langsung bisa bertransformasi menjadi sebuah aksi kolektif berupa penghakiman publik kepada keluarga Irjen Ferdy Sambo. 

    "Namanya penghakiman pasti ada judgement, di sini menurut saya letak permasalahannya, " ungkapnya.

    ZONE.CO.ID
    market.biz.id ZONE.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Menurutnya, publik harus bisa memisahkan apa yang faktual dan sensasional. Individu dalam memisahkan kedua hal tersebut dibutuhkan kemampuan berpikir jernih dan kritis.

    "Sayangnya individu sebagai manusia cenderung berpikir menggunakan cara yang heuristic atau simplistic, sehingga wajar jika narasi konspirasi yang berkembang bisa ditelan mentah-mentah dan dianggap sebuah kebenaran bagi mereka, " katanya.

    Diketahui, Brigadir J tewas dalam kasus yang disebut kepolisian sebagai peristiwa baku tembak di rumah dinas Kadiv Propam nonaktif Polri Irjen Ferdy Sambo.

    Polisi menyebut Brigadir J tewas setelah tertembak beberapa peluru oleh Bharada E.

    Polisi menduga peristiwa baku tembak diawali dari aksi tak senonoh Brigadir J terhadap istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.

    WARTAHAJI.COM
    market.biz.id WARTAHAJI.COM
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    jakarta
    Achmad Sarjono

    Achmad Sarjono

    Artikel Sebelumnya

    Tim DM Adakan FGD Pemberdayaan Kelompok...

    Artikel Berikutnya

    Kabupaten Gresik Raih Dua Penghargaan Tingkat...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Achmad Sarjono verified

    Syafruddin Adi

    Syafruddin Adi verified

    Postingan Bulan ini: 148

    Postingan Tahun ini: 1147

    Registered: Apr 8, 2021

    Afrizal

    Afrizal verified

    Postingan Bulan ini: 112

    Postingan Tahun ini: 688

    Registered: May 25, 2021

    Narsono Son

    Narsono Son verified

    Postingan Bulan ini: 59

    Postingan Tahun ini: 263

    Registered: Jul 9, 2020

    Ryawan Saiyed

    Ryawan Saiyed verified

    Postingan Bulan ini: 45

    Postingan Tahun ini: 345

    Registered: Nov 23, 2021

    Profle

    Narsono Son verified

    Lapas Pasir Putih Nusakambangan Awali Bulan Agustus Dengan Coffee Break Bareng Kalapas
    Bahas Tata Cara Persidangan, Kapolres Sumbawa Hadiri Rapat dengan APH
    Berikan Motivasi Warga, Bhabinkamtibmas Desa Luk Ikut Gotong Royong Bersama Warga
    Sebagai Pembina Upacara, Kanit Binmas Polsek Plampang Berikan Motivasi Ke Pelajar

    Rekomendasi

    Dari Puncak, AHY Minta Seluruh Kader Demokrat Persiapkan Upaya Raih Kemenangan di 2024
    Mas Dhito Beri Pelatihan Penguatan SDM BUMDes se Kab Kediri
    Kapolda Jatim Menerima Kunker Tim Kompolnas RI di Polda Jatim
    Program SIM Cak Bhabin Polrestabes Surabaya Permudah Para Disabilitas dan Masyarakat Buat Sim Baru
    Karakter Perawat Professional, FIK Unija Gelar Nursing Camp

    Ikuti Kami