Dolar tembus Rp 15.000, Pakar Ekonomi UNAIR: Masyarakat Tidak Perlu Panik

    Dolar tembus Rp 15.000, Pakar Ekonomi UNAIR: Masyarakat Tidak Perlu Panik

    SURABAYA, - Beberapa waktu terakhir masyarakat tanah air dihebohkan dengan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS)  hingga menyentuh level Rp 15.000. Terdapat kekhawatiran masyarakat akan potensi krisis atau bahkan runtuhnya ekonomi Indonesia seperti yang terjadi pada negara Sri Lanka.

    Kendati demikian, menurut pakar ekonomi dari Universitas Airlangga (UNAIR), Dr Imron Mawardi SP MSi, masyarakat Indonesia tidak perlu panik. Hal itu, sambungnya,  mengingat masih banyaknya faktor penunjang yang membuat perekonomian indonesia tetap kuat di tengah melemahnya rupiah terhadap dollar AS.

    XPRESS.CO.ID
    market.biz.id XPRESS.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    “Kalau menurut saya angka (satu dollar, red) ke 15.000 rupiah ya ini hanya soal keseimbangan saja. Saya kira tidak perlu dikhawatirkan, karena di sisi yang lain kita memiliki cadangan devisa yang besar, ” ujar Dr Imron kepada awak media pada Rabu (13/7/2022).

    Lanjut Dr imron, meski rupiah melemah, namun masih harus bersyukur karena saat ini cadangan devisa Indonesia sangat besar, yakni mencapai 150 Miliar  dolar AS (USD) sehingga masih aman untuk belanja impor demi memenuhi kebutuhan dalam negeri. Kondisi itu, jelasnya, tentu berbeda jauh dengan negara Sri Lanka yang hanya memiliki cadangan devisa 50 juta USD sehingga negara tersebut tidak mampu lagi mengimpor kebutuhan. Sekalipun itu kebutuhan pokok seperti Bahan Bakar Minyak (BBM).

    “Dengan adanya cadangan yang besar ini pun, ternyata masih membuat rupiah kita menyentuh angka Rp 15.000, tidak bisa dibayangkan kalau ketahanan devisa kita itu rendah maka dipastikan dollar akan jatuh lebih dalam dibanding keadaan saat ini, ” paparnya.

    Penyebab Rupiah melemah

    Nasi Goreng Spesial
    market.biz.id Nasi Goreng Spesial
    44% Rp 2.500
    Beli sekarang!

    Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNAIR itu mengungkap  alasan mengapa rupiah  tertekan terhadap dolar AS. Menurutnya, faktor terbesar bersumber dari perang antara Ukraina dengan Rusia hingga menyebabkan inflasi tinggi di Amerika Serikat.

    “Inflasi di bulan lalu mencapai 8, 6 persen, artinya year on year mencapai 8, 6 persen dan itu inflasi (AS) tertinggi sejak tahun 1981. Ya ini merupakan salah satu dampak dari perang Ukraina juga, ” ujar Dr imron.

    Perang Rusia dan Ukraina, sambungnya, membuat terganggunya impor pasokan kebutuhan dalam negeri ke AS. Hal itu, menyebabkan harga-harga komoditas baik pangan maupun energi menjadi naik dan  inflasi di AS pun tidak dapat dihindarkan.

    “The Fed (Bank sentral AS) berusaha menahan itu (inflasi, red) dengan menaikan tingkat bunga, sehingga waktu itu tingkat bunga naik 0.25 persen yang kemudian dilanjutkan dengan 0.75 persen sehingga menjadi satu persen dan itu termasuk tingkat bunga yang sangat tinggi, ”  ucapnya.

    NEWSPAPER.CO.ID
    market.biz.id NEWSPAPER.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Kenaikan  tingkat bunga, lanjutnya, tentu memicu dolar yang berada di luar negeri untuk ditarik ke negara asal. Ketika dana tersebut ditarik, maka harus mengkonversi ke dolar yang membuat permintaan terhadap dollar tinggi dan harga dollar semakin menguat.

    “Dengan naiknya inflasi di amerika kemudian diikuti kenaikan suku bunga di Amerika maka ada keyakinan bahwa investasi disana (AS, red)  lebih berprospek, sehingga banyak dana-dana dari amerika yang ada di luar kemudian ditarik, ” pungkasnya. (*)

    surabaya
    Achmad Sarjono

    Achmad Sarjono

    Artikel Sebelumnya

    Membanggakan! Mahasiswa FKH UNAIR Sabet...

    Artikel Berikutnya

    Kajati Jatim Peroleh Lencana Emas dalam...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Achmad Sarjono verified

    Syafruddin Adi

    Syafruddin Adi verified

    Postingan Bulan ini: 148

    Postingan Tahun ini: 1147

    Registered: Apr 8, 2021

    Afrizal

    Afrizal verified

    Postingan Bulan ini: 112

    Postingan Tahun ini: 688

    Registered: May 25, 2021

    Narsono Son

    Narsono Son verified

    Postingan Bulan ini: 59

    Postingan Tahun ini: 263

    Registered: Jul 9, 2020

    Ryawan Saiyed

    Ryawan Saiyed verified

    Postingan Bulan ini: 45

    Postingan Tahun ini: 345

    Registered: Nov 23, 2021

    Profle

    Narsono Son verified

    Lapas Pasir Putih Nusakambangan Awali Bulan Agustus Dengan Coffee Break Bareng Kalapas
    Bahas Tata Cara Persidangan, Kapolres Sumbawa Hadiri Rapat dengan APH
    Berikan Motivasi Warga, Bhabinkamtibmas Desa Luk Ikut Gotong Royong Bersama Warga
    Sebagai Pembina Upacara, Kanit Binmas Polsek Plampang Berikan Motivasi Ke Pelajar

    Rekomendasi

    Dari Puncak, AHY Minta Seluruh Kader Demokrat Persiapkan Upaya Raih Kemenangan di 2024
    Mas Dhito Beri Pelatihan Penguatan SDM BUMDes se Kab Kediri
    Kapolda Jatim Menerima Kunker Tim Kompolnas RI di Polda Jatim
    Program SIM Cak Bhabin Polrestabes Surabaya Permudah Para Disabilitas dan Masyarakat Buat Sim Baru
    Karakter Perawat Professional, FIK Unija Gelar Nursing Camp

    Ikuti Kami